<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>hayat.mansur</title>
	<atom:link href="http://mansur.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mansur.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 May 2011 12:08:27 +0000</lastBuildDate>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mansur.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>hayat.mansur</title>
		<link>http://mansur.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mansur.wordpress.com/osd.xml" title="hayat.mansur" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mansur.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Skandal Beras dan Daging Membuat Partai Makin Gemuk</title>
		<link>http://mansur.wordpress.com/2006/12/16/skandal-beras-dan-daging-membuat-partai-makin-gemuk/</link>
		<comments>http://mansur.wordpress.com/2006/12/16/skandal-beras-dan-daging-membuat-partai-makin-gemuk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2006 15:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hayat mansur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>
		<category><![CDATA[Social Discourse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mansur.wordpress.com/2006/12/16/skandal-beras-dan-daging-membuat-partai-makin-gemuk/</guid>
		<description><![CDATA[Di penghujung akhir tahun ini, masyarakat kembali diguncang dengan kenaikan harga beras dan juga daging. Ahli ekonomi dari UI Faisal Basri menilai lonjakan harga beras dan daging bukan semata faktor produksi. Tapi itu merupakan skandal yang akan membuat partai-partai termasuk politisi makin gemuk. Kantor InterMatrix Jumat pagi (15/12) begitu meriah. Kita kedatangan ahli ekonomi Faisal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=8&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di penghujung akhir tahun ini, masyarakat kembali diguncang dengan kenaikan harga beras dan juga daging. Ahli ekonomi dari UI Faisal Basri menilai lonjakan harga beras dan daging bukan semata faktor produksi. Tapi itu merupakan skandal yang akan membuat partai-partai termasuk politisi makin gemuk. <span id="more-8"></span>Kantor InterMatrix Jumat pagi (15/12) begitu meriah. Kita kedatangan ahli ekonomi Faisal Basri untuk wawancara Perspektif Baru. Hadir pula sahabat lama Martin Manurung, Miss Sumatera Utara Marsha Siagian, dan wartawan Batak Pos Iskandar yang janji wawancara dengan Wimar Witoelar.</p>
<p>Anda tentu sudah tahu Faisal Basri kini sedang mencoba maju menjadi calon gubernur. Tapi bukan dalam rangka itu kami bertemu. Faisal diundang menjadi narasumber tamu membahas Outlook Economy 2007 untuk wawancara perspektif baru (PB) yang kami tangani. Hasil wawancara ini nanti bisa dilihat di situs www.perspektifbaru.com</p>
<p>Walau wawancara PB antara Wimar dan Faisal telah selesai, tapi perbincangan mengenai masalah ekonomi terus berlanjut, terutama mengenai masalah ekonomi di Indonesia saat ini dan pengaruhnya pada tahun depan.</p>
<p>Menurut Faisal, tahun depan 2007 karena mendekati tahun kampanye maka partai-partai tentu membutuhkan logistik yang cukup banyak. Karena itu potensi yang menjadi skandal adalah proyek-proyek yang berkaitan dengan dengan negara. Misalnya, proyek-proyek infrastruktur dan pengadaan-pengadaan pangan.</p>
<p>Untuk pangan, lanjut Faisal, perlu juga diwaspadai adanya laporan mengenai kemungkian besar akan terjadi El nino sehingga membuat musim kemarau akan makin lebih panjang dari 2006. Karena itu diperkirakan kebutuhan impor beras Indonesia mengarah setengah juta ton. Adanya disparitas harga dalam dan luar negeri maka jumlah impor 500 ribu ton itu maka dengan mengambil Rp 100 per kilogram saja sudah bisa menghasilkan nilai yang besar untuk masuk kantong.</p>
<p>Selain beras, daging juga akan makin menjadi kontraversi karena perkembangan produksi daging kita jauh lebih lambat dibandingkan tingkat konsumsi yang terus naik. Daging ini lebih eksotik lagi karena harga daging dari India Rp 18 ribu/kg sedangkan di domestik Rp 40 ribu/kg.</p>
<p>Itu semua bisa berpotensi dinikmati tidak hanya oleh partai-partai yang dominan yaitu yang pada Pemilu lalu nomor 1, 2, dan 3 tapi juga partai lain. Apalagi terlihat kecenderungan untuk bagi-bagi konsensi. Misalnya, partai ini mendapatkan daging, sedangkan partai itu mendapatkan beras. Kalau melihat kompromi yang terjadi di DPR terlihat pola seperti itu.</p>
<p>Coba lihat saja kini Menteri Pertanian (Mentan) tidak ngotot lagi impor beras seperti tahun lalu. Ini salah satu indikasi yang kuat. Mentan juga ngotot mengizinkan impor daging dari daerah yang tidak bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) termasuk dari India. “Saya tidak mau menuduh tapi perubahan perilaku itu harus bisa dijelaskan,” tegas Faisal.</p>
<p>“Kalau begitu siapa aktor yang mengatur itu semua karena kalau dulu Presiden Soeharto, dan kini dimana pusat pengaturannya?” tanya Wimar.</p>
<p>Jawab Faisal, kini simpul-simpul itu telah terderifikasi tapi ada kartelnya yang sangat terkordinasi termasuk di DPR. PDI Perjuangan sebagai partai oposisi sudah tentu tidak kebagian konsesi yang besar tersebut tapi Faisal menyatakan tidak tahu apakah anggota DPR dari PDIP secara individu-individu mendapatkannya karena kartel itu bersifat lintas fraksi.</p>
<p>Guna mencegah skandal tersebut terus berlanjut, Faisal meminta siapa saja mengupayakan agar semua yang berbau skandal diungkap ke publik. Itu yang paling penting dulu karena ketentuan mengenai boleh impor daging dari daerah bebas PMK baru ketahuan belakangan setelah surat itu dibuat. Tapi ada kesan mereka lebih takut setelah itu terungkap.</p>
<p>Lalu bagaimana nasib rakyat bila skandal tersebut tetap terjadi pada 2007? Faisal melihat rakyat masih akan tetap bisa hidup di dunia ini. Itu karena komponen projek kepentingan negara itu hanya 17% dari konsumsi pemerintah dari total Rp 3.500 triliun. Jadi kalau 17% itu, misalnya, diambil semua oleh limbah B3 yaitu Bakrie, Bukaka, dan Bosowa, rakyat masih cukup punya rezeki untuk hidup di dunia ini. Namun bagi kelompok itu tentu tidak cukup walaupun semua 17% dikasih ke mereka karena orang tamak tidak akan pernah cukup.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mansur.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mansur.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mansur.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mansur.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=8&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mansur.wordpress.com/2006/12/16/skandal-beras-dan-daging-membuat-partai-makin-gemuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb226a3be033ac4918c2fcff7e4fbc3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mansur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seandainya Habibie dan Prabowo Blogger</title>
		<link>http://mansur.wordpress.com/2006/10/06/seandainya-habibie-dan-prabowo-blogger/</link>
		<comments>http://mansur.wordpress.com/2006/10/06/seandainya-habibie-dan-prabowo-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2006 09:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hayat mansur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>
		<category><![CDATA[Social Discourse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mansur.wordpress.com/2006/10/06/seandainya-habibie-dan-prabowo-blogger/</guid>
		<description><![CDATA[“I am a blogger.” Kata Wimar Witoelar, mantan juru bicara Presiden Gus Dur, dalam blog pribadinya (weblog) Perspektif Online. Pernyataan tersebut semestinya juga diucapkan mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie dan mantan Pangkostrad Letjend (Purn) Prabowo Subianto yang sedang berpolemik dan membingungkan masyarakat mengenai isu kudeta pada 1998. Lewat buku Detik-detik yang Menentukan: Jalan Panjang Indonesia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=7&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.perspektif.net/english/article.php?article_id=409"><em>“I am a blogger.”</em></a> Kata <a href="http://www.perspektif.net/">Wimar Witoelar</a>, mantan juru bicara Presiden <a href="http://www.gusdur.net/">Gus Dur</a>, dalam blog pribadinya (weblog) <a href="http://www.perspektif.net/">Perspektif Online</a>. Pernyataan tersebut semestinya juga diucapkan mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie dan mantan Pangkostrad Letjend (Purn) Prabowo Subianto yang sedang berpolemik dan membingungkan masyarakat mengenai isu kudeta pada 1998.</p>
<p><span id="more-7"></span>Lewat buku <em>Detik-detik yang Menentukan</em>: Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi, Habibie membeberkan drama politik setelah Soeharto lengser pada 21 Mei 1998. Pengakuan paling menarik adalah mengenai alasannya dan proses pencopotan Prabowo dari Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad).</p>
<p>Prabowo dicopot setelah Habibie menerima informasi adanya gerakan pasukan yang mencurigakan di luar koordinasi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) Jenderal Wiranto ke sekitar Istana dan kediaman Habibie di Kuningan, Jakarta. Isu kudeta pun muncul.</p>
<p>Prabowo langsung membantah melalui pers. Perang pernyataan di media pun tak terelakkan diantara keduanya dan menyeret orang penting lainnya seperti Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoedin yang ketika itu Panglima Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya). Menurut Sjafrie, tuduhan kudeta militer itu muncul karena disinformasi elit. </p>
<p>Kendati demikian masyarakat masih penasaran mengenai drama politik 1998 tersebut. Benarkah isu kudeta tersebut? Bagaimana kronologi sebenarnya? </p>
<p>Selama ini masyarakat hanya mendapatkan penjelasan dari masing-masing tokoh penting peristiwa tersebut lewat media massa. Namun akibat adanya keterbatasan ruang dan waktu di media massa membuat informasi yang didapat masyarakat tidak terperinci. Tidak kronologis secara utuh versi Habibie maupun Prabowo.  </p>
<p><strong>Lewat Weblog</strong></p>
<p>Ada satu cara termurah dan tercepat untuk mengungkapkan secara utuh kronologi suatu kejadian, pengalaman, dan pemikiran kepada publik yaitu melalui weblog.</p>
<p>Sedikit informasi, weblog adalah situs pribadi dan pemiliknya disebut blogger. Weblog sarana untuk mengungkapkan sudut pandang blogger kepada orang lain untuk dilihat, dimengerti, dan ditanggapi. Siapa saja dapat memasuki weblog seseorang dan membaca apa yang telah ditulis, melihat foto yang dipasang, serta multimedia dengan browser internet.</p>
<p>Pada masa lalu weblog memang terlihat sebagai media informal dan lebih kepada catatan harian. Tapi kini weblog telah berkembang pesat menjadi media yang serius dan dikelola profesional. Internasional Association of Online Communicators &#8211; IAOC menyatakan 85% dari webblog kini ditulis oleh profesional blogger.           </p>
<p>Lihat saja banyak kaum profesional dan orang penting di dunia yang memiliki weblog. Dari petinggi perusahaan raksasa sampai raja. Malah blog Raja Kamboja Norodom Sihanouk disajikan dalam tiga bahasa. </p>
<p>Di Indonesia, beberapa orang penting telah juga menuangkan pengalaman dan pemikirannya lewat weblog. Weblog menjadi sarana komunikasi publik mereka. Selain Wimar, beberapa orang penting Indonesia yang juga mempunyai webblog antara lain Hidayat Nur Wahid, Juwono Sudarsono, Sarwono Kusumaatmadja, dan Yusuf Asyari. </p>
<p>Namun sayang, Habibie dan Prabowo masih belum termasuk kalangan tadi. Padahal jika keduanya telah menjadi blogger, polemik isu kudeta pada 1998 tentu dapat dijelaskan secara rinci menurut versi masing-masing kepada publik lewat weblog.</p>
<p>Prabowo memang dapat memberikan penjelasan rinci lewat buku demikian juga Habibie dapat menerbitkan buku lagi, namun media virtual ini mempunyai kelebihan lain. Selain lebih cepat, adanya fasilitas kolom komentar di weblog menjadi sarana interaksi antara blogger dengan para pembacanya di dalam dan luar negeri, bahkan kerap menjadi ajang diskusi antarpembaca weblog.</p>
<p>Tak perlu ragu mengenai pembacanya. Sangat banyak orang yang setiap hari melihat weblog. Buktinya, weblog milik pimpinan puncak General Motors Amerika Bob Lutz dilaporkan memiliki enam ribu pengunjung setiap harinya. Sedangkan blog milik CEO Sun Microsystems Jonathan Schwartz diklik lima puluh ribu pengunjung setiap bulannya. Adapun blog Wimar Witoelar dilaporkan dikunjungi 12 ribu lebih setiap pekannya.</p>
<p>Jadi alangkah baiknya Habibie, Prabowo, juga pejabat dan mantan pejabat memiliki weblog. Mereka bisa membeberkan kesaksian atau menjelaskan kebijakan yang pernah dilakukan kepada publik secara rinci. Makin banyak orang penting yang terbuka, makin jelas sejarah politik kita, dan sejarahwan pun dapat menuliskan dari dua sisi pelaku. Pada akhirnya, ini tentu saja bagus bagi perkembangan demokrasi kita. </p>
<p>Seandainya Habibie dan Prabowo seorang blogger tentu polemik diantara keduanya kini tidak akan membuat bingung publik.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mansur.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mansur.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mansur.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mansur.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=7&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mansur.wordpress.com/2006/10/06/seandainya-habibie-dan-prabowo-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb226a3be033ac4918c2fcff7e4fbc3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mansur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tidak Akademik</title>
		<link>http://mansur.wordpress.com/2006/05/22/tidak-akademik/</link>
		<comments>http://mansur.wordpress.com/2006/05/22/tidak-akademik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 May 2006 04:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hayat mansur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Discourse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mansur.wordpress.com/2006/05/22/tidak-akademik/</guid>
		<description><![CDATA[Rancangan Undang-Undang (RUU) Antipornografi dan Pornoaksi (APP) menjadi polemik begitu besar bagi bangsa Indonesia. Terjadi begitu tajam pro-kontra di kalangan anak bangsa. Setiap anak bangsa berhak berpendapat pro maupun kontra dan itu dijamin oleh negara. Tapi saya yakin masih banyak yang mengambil sikap tersebut tanpa membaca isi RUU APP termasuk naskah akademiknya yang menjadi landasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=6&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial Narrow">Rancangan Undang-Undang (RUU) Antipornografi dan Pornoaksi (APP) menjadi polemik begitu besar bagi bangsa Indonesia. Terjadi begitu tajam pro-kontra di kalangan anak bangsa. Setiap anak bangsa berhak berpendapat pro maupun kontra dan itu dijamin oleh negara. Tapi saya yakin masih banyak yang mengambil sikap tersebut tanpa membaca isi RUU APP termasuk naskah akademiknya yang menjadi landasan utama pembuatan RUU tersebut.&nbsp;</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;<span id="more-6"></span></font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Saya mendapatkan naskah akademis termasuk isi lengkap RUU tersebut lewat Bung <a target="_blank" href="http://www.perspektif.net" title="Wimar Witoelar">Wimar Witoelar </a>dan Yeni<br />
Rosa Damayanti pada Rabu (17/5). Saya baca dan kaji secara seksama. Hasil penilaian awal saya adalah naskah tersebut tidak akademis sama sekali kendati memakai terminologi akademis.</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Benarkah penilaian saya tersebut? Karena itu, saya memutuskan menghadiri dialog publik membedah naskah akademik RUU APP hari Sabtu (20/5). Tampil selaku pembicara Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Gusti Kanjeng Ratu Hemas (anggota DPD dari Yogyakarta), Wayan Sudirta (anggota DPD dari Bali), DR. Lono Simatupang (Antropolog dan budayawan), DR. Mari Farida (pakar hukum tata negara), Maria Ulfah (Ketua Fatayat NU), Pdt Emmy Sahertian (Komisaris Nasional Persekutuan Gereja-gereja Indonesia), dan Raja Yuli Antoni (Direktur Eksekutif Ma&rsquo;arif Institute)</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Ternyata, bukan saya saja yang berpendapat naskah tersebut tidak akademik. Semua pembicara dari pembicara kunci Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid sampai Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU APP Chairu Nisa (FPG) berpendapat sama bahwa naskah akademik RUU tersebut tidak akademik.</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Sinta Nuriyah menunjukkan banyak poin yang membuat naskah tersebut tidak akademik. Salah satunya, naskah tersebut hanya menjelaskan data dan logika yang tidak seimbang. Sedangkan kerangka logika lain tidak diungkapkan. </font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Bahkan DR Lono Simatupang, dosen paska sarjana di UGM, dengan keras mengatakan naskah RUU APP merupakan pelecehan akademis. Alasannya, ada banyak yang tidak logis. Misalnya, pada halaman 33 menyatakan kemajukan menyimpan potensi konflik yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi dalam pertimbangan RUU malah menyatakan tetap menjaga kemajemukan.</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Menurut pakar hukum tata negara dan dosen paska sarjana di UI DR. Maria Farida, naskah akademik dan isi RUU APP bertentangan dengan UUD 1945. Misalnya, pasal yang mengatur mengenai negara menjamin dan menjaga kemajemukan dan kebebasan mendapatkan informasi seperti dalam pasal 18, 20, dan 27. Jika menjadi dosen penguji maka dia akan memberi nilai minus nol kepada pembuat naskah akademik RUU APP.</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Lho kalau tidak akademik mengapa DPR masih membahasnya? Menurut Chairun Nisa, naskah akademik dan isi RUU APP yang dikritisi tadi merupakan draft yang dibuat DPR periode 1999 &ndash; 2004 dan telah sempat diajukan ke Badan Musyawarah DPR. Kemudian Bamus melaporkan ke DPR periode sekarang mengenai adanya RUU inisiatif ini dan dalam Rapat Paripurna diputuskan untuk dibahas DPR periode sekarang.</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Chairun Nisa mengatakan, semua penilaian mengenai naskah akademik RUU APP tersebut benar. DPR juga telah mempelajarinya dan menilai naskah akademis dan draftnya lemah. Naskah dan draft tersebut masih perlu kajian komprehensif. Kini Pansus RUU APP sedang membuat naskah akademik dan draft yang baru. Dalam kaitan ini Pansus meminta masukan dari berbagai masyarakat. &ldquo;Karena itu masyarakat agar mengirimkan masukannya kepada Pansus DPR,&rdquo; kata dia.</font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font face="Arial Narrow">Jika ada yang masih penasaran dengan penilaian saya para pakar dan anggota DPR tadi silahkan membaca langsung secara utuh naskah akademik dan isi RUU APP. Anda dapat menghubungi email saya </font><a href="mailto:cankhayat@yahoo.com"><font face="Arial Narrow">cankhayat@yahoo.com</font></a><font face="Arial Narrow"> atau Aliansi Bhinneka Tunggal Ika dengan email </font><a href="mailto:bhinneka_tunggal_ika2006@yahoo.com"><font face="Arial Narrow">bhinneka_tunggal_ika2006@yahoo.com</font></a><font face="Arial Narrow"> </font><font face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p>Saya yakin setelah Anda membacanya maka Anda akan setuju menolak Pornografi dan Menolak RUU APP. Setelah itu kirimkan surat penolakan Anda kepada Ketua DPR Bapak Agung Laksono Lt.3, Gedung Nusantara III DPR RI, jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta 10270. Fax (021) 5723635. Email: <a href="mailto:deshoy@yahoo.com">deshoy@yahoo.com</a> atau <a href="mailto:arief_dpr_pg@plaza.com">arief_dpr_pg@plaza.com</a> dan kirimkan salinannya juga pada Eva Sundari, Pansus RUU APP, Ruang 602, Gedung Nusantara I, DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta 10270. Fax (021) 5756209. Email: <a href="mailto:evndari@yahoo.com">evndari@yahoo.com</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mansur.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mansur.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mansur.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mansur.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=6&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mansur.wordpress.com/2006/05/22/tidak-akademik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb226a3be033ac4918c2fcff7e4fbc3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mansur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Republik BBM</title>
		<link>http://mansur.wordpress.com/2006/04/25/indahnya-republik-bbm/</link>
		<comments>http://mansur.wordpress.com/2006/04/25/indahnya-republik-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2006 08:57:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hayat mansur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Discourse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://mansur.wordpress.com/2006/04/25/indahnya-republik-bbm/</guid>
		<description><![CDATA[Tayangan terbaru Republik BBM (Benar-Benar Mabok) Senin Malam (24/4) begitu memikat dan menjadi gambaran real minatur negara ini. Jadi wajar saja tayangan TV ini dilaporkan mendapat rating tinggi mencapai 19,8%. Ini sebenarnya bukan hanya karena isu acara televisi di Indosiar ini akan dibredel, tapi lebih karena acara tersebut hadir dengan Beragam Budaya dan Masyarakat (yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=5&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Tayangan terbaru Republik BBM (Benar-Benar Mabok) Senin Malam (24/4) begitu memikat dan menjadi gambaran real minatur negara ini. Jadi wajar saja tayangan TV ini dilaporkan mendapat rating tinggi mencapai 19,8%. Ini sebenarnya bukan hanya karena isu acara televisi di Indosiar ini akan dibredel, tapi lebih karena acara tersebut hadir dengan Beragam Budaya dan Masyarakat (yang bisa juga disingkat BBM).</font></font><font size="3" face="Arial Narrow">&nbsp;<span id="more-5"></span></font></p>
<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Saat pertama kali menonton langsung acara tersebut di studio Indosiar, terima kasih untuk Bung Wimar Witoelar yang mengajak saya ke studio, saya dan semua penonton&nbsp;tertawa lepas bersama. Pemirsa di rumah juga pasti turut tertawa kecuali yang kena sentil. </font></font><font size="3" face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Penyampaian kritik dan saran terhadap kondisi sosial dan politik di negara ini dikemas dalam sebuah wacana yang menonjolkan unsur komedi tanpa melepaskan tema yang pada malam itu mengenai &ldquo;Habis Terang Terbitlah Gelap&rdquo;. Betapa tidak menjadi gelap jika melihat data infrastruktur seperti kerusakan jalan di<br />
Indonesia bukan berkurang malah meningkat. Sebaliknya, kekerasan terhadap perempuan malah meningkat bukannya berkurang.</font></font><font size="3" face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Karakter presiden, wakil presiden, para aparatur negara, termasuk masyarakat mendapat penegasan yang benar-benar real dalam tayangan ini. Semua pasti sudah tahu Taufik Savalas, Ucup Keliek, dan Denny Chandra sangat pas melakoni peran presiden, wakil presiden, dan menteri sekretaris kabinet Republik BBM. Pemilihan Effendi Gazali apalagi Wimar Witoelar menjadi penasehat sangat tepat. Dengan humor yang berisi, Bung Wimar seperti biasa mampu menyentil sekaligus menyegarkan acara.&nbsp; </font></font><font size="3" face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Tak hanya itu, kehadiran tokoh-tokoh pendukung dari beragam budaya dan masyarakat membuat kami semua menikmati betul acara ini. Peran pedagang buah sangat apik dan pas dimainkan empat mis impian yaitu Dahlia, Lulu, Lisye, dan Ati yang memiliki ukuran badan luar biasa. Dengan masing-masing mis impian berlogat Sumatera, Jawa, Betawi, dan Sunda, ditambah lagi kehadiran Mba Ratna Bantara Murti (direktur LBH Apik) yang serius, Angelina Sondakh dengan pembawaan perempuan penuh citra, penyanyi Edo Kondologit dan rekan-rekan yang berkulit dan berambut khas, serta Tata Dado dan Ginanjar dengan bentuk tubuhnya yang spesial menunjukkan keberagaman budaya Republik BBM.</font></font><font size="3" face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Keberagaman budaya dan masyarakat makin semarak dengan kehadiran grup musik Hitrow, Ebit G. Ade, serta Sujiwo Tedjo dan kawan-kawan. Hitrow&nbsp; membawakan lagu pembuka &ldquo;Ngobrol di Warung Kopi&rdquo; dan background musik &ldquo;Burung Hantu&rdquo; di setiap sesi acara dengan irama pop dan rock. Sedangkan Ebit sudah tak asing lagi dengan lagu-lagu bertema Balada dan sangat pas membawakan lagu &ldquo;Perenungan (Bencana) sesuai keadaan negeri BBM. Adapun Sujiwo Tedjo dan kawan-kawan makin menonjolkan kepelangian dengan kostumnya dan lagu &ldquo;Kalau Aku Jadi Presiden&rdquo; yang berirama campuran etnik.</font></font><font size="3" face="Arial Narrow">&nbsp;</font></p>
<p class="MsoNormal"><font size="3"><font face="Arial Narrow">Penampilan mereka sangat harmoni dan begitu menyegarkan karena keberagaman bentuk tubuh, wajah,<br />
gaya bicara, penampilan, budaya, dan tentu saja pakaian. Suasana tambah indah ketika disekeliling mereka tidak hanya monoton satu warna. Ada para mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang dengan jaket kuningnya dan IISIP Jakarta dengan jaket birunya. <a target="_blank" href="http://www.flickr.com/photos/perspektif/tags/republikbbm/" title="foto lengkap">Lihat foto lengkap</a></font></font></p>
<p><font size="3"><font face="Arial Narrow">Beragaman budaya dan masyarakat inilah yang membuat kita betah berada di Republik BBM sehingga tak terasa jam tayangnya sampai lebih 40 menit dari jadwal semestinya. Bahkan Bung <a target="_blank" href="http://www.perspektif.net">Wimar Witoelar </a>di Blog pribadinya sampai menyatakan Republik BBM malam itu memecahkan rekor ketawa di Indosiar. Yach, pada akhirnya Republik BBM memang menjadi cermin untuk negeri ini. Beragam Budaya dan Masyarakat inilah yang membuat kehidupan di negeri ini begitu indah dan tidak menjemukan. Lalu mengapa kita harus menghilangkan keberagaman tersebut dengan menjadikannya monoton lewat undang-undang. Tanya Kenapa?</font></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mansur.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mansur.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mansur.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mansur.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=5&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mansur.wordpress.com/2006/04/25/indahnya-republik-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb226a3be033ac4918c2fcff7e4fbc3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mansur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari</title>
		<link>http://mansur.wordpress.com/2006/02/17/hari/</link>
		<comments>http://mansur.wordpress.com/2006/02/17/hari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2006 08:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hayat mansur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poems & Quatations]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mansur.wordpress.com/2006/02/17/hari/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi umum, ada tujuh, Senin sampai Minggu&#160; ada baik &#8211; buruk ada menyenangkan &#8211; menyedihkan ada cerah &#8211; gelap ada untung &#8211; rugi Bagi ku, Hanya satu, Selalu&#160;menyenangkan, Hari itu anak ku<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=3&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi umum,</p>
<p>ada tujuh, Senin sampai Minggu&nbsp; <span id="more-3"></span></p>
<p>ada baik &#8211; buruk</p>
<p>ada menyenangkan &#8211; menyedihkan</p>
<p>ada cerah &#8211; gelap</p>
<p>ada untung &#8211; rugi</p>
<p>Bagi ku,</p>
<p>Hanya satu,</p>
<p>Selalu&nbsp;menyenangkan,</p>
<p>Hari itu anak ku</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mansur.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mansur.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mansur.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mansur.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mansur.wordpress.com&amp;blog=107069&amp;post=3&amp;subd=mansur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mansur.wordpress.com/2006/02/17/hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eb226a3be033ac4918c2fcff7e4fbc3a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mansur</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
