hayat.mansur

Just another WordPress.com weblog

Tidak Akademik

Posted by hayat mansur on May 22, 2006

Rancangan Undang-Undang (RUU) Antipornografi dan Pornoaksi (APP) menjadi polemik begitu besar bagi bangsa Indonesia. Terjadi begitu tajam pro-kontra di kalangan anak bangsa. Setiap anak bangsa berhak berpendapat pro maupun kontra dan itu dijamin oleh negara. Tapi saya yakin masih banyak yang mengambil sikap tersebut tanpa membaca isi RUU APP termasuk naskah akademiknya yang menjadi landasan utama pembuatan RUU tersebut.  

Saya mendapatkan naskah akademis termasuk isi lengkap RUU tersebut lewat Bung Wimar Witoelar dan Yeni
Rosa Damayanti pada Rabu (17/5). Saya baca dan kaji secara seksama. Hasil penilaian awal saya adalah naskah tersebut tidak akademis sama sekali kendati memakai terminologi akademis.
 

Benarkah penilaian saya tersebut? Karena itu, saya memutuskan menghadiri dialog publik membedah naskah akademik RUU APP hari Sabtu (20/5). Tampil selaku pembicara Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Gusti Kanjeng Ratu Hemas (anggota DPD dari Yogyakarta), Wayan Sudirta (anggota DPD dari Bali), DR. Lono Simatupang (Antropolog dan budayawan), DR. Mari Farida (pakar hukum tata negara), Maria Ulfah (Ketua Fatayat NU), Pdt Emmy Sahertian (Komisaris Nasional Persekutuan Gereja-gereja Indonesia), dan Raja Yuli Antoni (Direktur Eksekutif Ma’arif Institute) 

Ternyata, bukan saya saja yang berpendapat naskah tersebut tidak akademik. Semua pembicara dari pembicara kunci Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid sampai Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU APP Chairu Nisa (FPG) berpendapat sama bahwa naskah akademik RUU tersebut tidak akademik. 

Sinta Nuriyah menunjukkan banyak poin yang membuat naskah tersebut tidak akademik. Salah satunya, naskah tersebut hanya menjelaskan data dan logika yang tidak seimbang. Sedangkan kerangka logika lain tidak diungkapkan.  

Bahkan DR Lono Simatupang, dosen paska sarjana di UGM, dengan keras mengatakan naskah RUU APP merupakan pelecehan akademis. Alasannya, ada banyak yang tidak logis. Misalnya, pada halaman 33 menyatakan kemajukan menyimpan potensi konflik yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi dalam pertimbangan RUU malah menyatakan tetap menjaga kemajemukan. 

Menurut pakar hukum tata negara dan dosen paska sarjana di UI DR. Maria Farida, naskah akademik dan isi RUU APP bertentangan dengan UUD 1945. Misalnya, pasal yang mengatur mengenai negara menjamin dan menjaga kemajemukan dan kebebasan mendapatkan informasi seperti dalam pasal 18, 20, dan 27. Jika menjadi dosen penguji maka dia akan memberi nilai minus nol kepada pembuat naskah akademik RUU APP. 

Lho kalau tidak akademik mengapa DPR masih membahasnya? Menurut Chairun Nisa, naskah akademik dan isi RUU APP yang dikritisi tadi merupakan draft yang dibuat DPR periode 1999 – 2004 dan telah sempat diajukan ke Badan Musyawarah DPR. Kemudian Bamus melaporkan ke DPR periode sekarang mengenai adanya RUU inisiatif ini dan dalam Rapat Paripurna diputuskan untuk dibahas DPR periode sekarang. 

Chairun Nisa mengatakan, semua penilaian mengenai naskah akademik RUU APP tersebut benar. DPR juga telah mempelajarinya dan menilai naskah akademis dan draftnya lemah. Naskah dan draft tersebut masih perlu kajian komprehensif. Kini Pansus RUU APP sedang membuat naskah akademik dan draft yang baru. Dalam kaitan ini Pansus meminta masukan dari berbagai masyarakat. “Karena itu masyarakat agar mengirimkan masukannya kepada Pansus DPR,” kata dia. 

Jika ada yang masih penasaran dengan penilaian saya para pakar dan anggota DPR tadi silahkan membaca langsung secara utuh naskah akademik dan isi RUU APP. Anda dapat menghubungi email saya cankhayat@yahoo.com atau Aliansi Bhinneka Tunggal Ika dengan email bhinneka_tunggal_ika2006@yahoo.com  

Saya yakin setelah Anda membacanya maka Anda akan setuju menolak Pornografi dan Menolak RUU APP. Setelah itu kirimkan surat penolakan Anda kepada Ketua DPR Bapak Agung Laksono Lt.3, Gedung Nusantara III DPR RI, jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta 10270. Fax (021) 5723635. Email: deshoy@yahoo.com atau arief_dpr_pg@plaza.com dan kirimkan salinannya juga pada Eva Sundari, Pansus RUU APP, Ruang 602, Gedung Nusantara I, DPR RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta 10270. Fax (021) 5756209. Email: evndari@yahoo.com

Advertisements

21 Responses to “Tidak Akademik”

  1. maaf ya pak/mbak,…kami sangat ingin tau isi baskah ruu app itu sendiri. Jika bisa, tolong kirimin ke email; saya segera. Tolong ya pak!
    sama emailnya pepsy
    ini_pepsy@yahoo.com

    terima kasih pak/mbak!
    tolak RUU APP!!

  2. bagman said

    mas tolong naskah akademik yang tidak akademik itu dikirimkan ke email saya ya..
    tolong ya mas..
    terimakasih

  3. Hayat Mansur said

    Kawan, maaf, aku hanya memiliki hard copy naskah akademik RUU APP. Jadi jika memang ingin saya akan kirimkan fotocopy-nya via post. Anda juga bisa menghubungi Aliansi Bhinneka Tunggal Ika di jalan Salemba Tengah I/20 Jakarta 10430 Telepon 63855364 Fax 021 3106534

    Thanks
    Hayat Mansur

  4. Asiyah said

    Yang Terhormat BPK Hayat Mansur,

    Saya seorang mahasiswi, kebetulan saya ada tugas Debate tentang “Anti pornography Bills”.
    Saya perlu Tau apa peraturan-peraturan yang di muat dalam RUU APP jadi saya mohon kirim kan segera copynya baik lewat email maupun via post sehingga saya bisa mempelajarinya. Terimakasih atas Kepedulian Bapak:
    aisiyah1982@hotmail.com
    Felicia/Asiyah
    add:Jl. Letjen Suprapto No 64 Jakarta 10540

    Jakarta 10540

  5. chrisna said

    mas..saya minta tolong naskah Ruu-app yg katanya tidak akademik itu tolong di kirim ke email saya..jujur saya blm blm tau seacara konkret isi dari Ruu app itu sendiri..terima kasih

  6. yoyo said

    RUU APP banyak begitu besar menyita energi masyarakat kita. Tapi seperti yg menjadi komentar banyak orang bahwa belum banyak orang tau isi RUU itu. Mohon saya dikirim RUU tersebut, agar kita semua melek akan RUU APP.

    Thanks
    Yoyo

  7. Dharma said

    Tolong saya dikirimi juga naskah RUU APP

  8. Hayat Mansur said

    Dear Rekan-rekan,
    naskah akademik tersebut dan draft awal RUU tersebut sangat tebal. Jadi mohon Anda yang menginginkan mengirimkan alamat pengiriman seperti rekan Asiyah untuk saya kirim via post. Anda juga bisa menghubungi Aliansi Bhinneka Tunggal Ika di jalan Salemba Tengah I/20 Jakarta 10430 Telepon 63855364 Fax 021 3106534

    Thanks
    Mansur

    • mita said

      mas, apa masih bisa saya dikirimkan hard copy naskah akademik itu mas ? kalau iya saya kirimkan alamat saya dimana ya mas ? terimakasiih mas.

  9. bapak\ibu yang saya hormati saya seorang mahasiswa yang penasaran bgt sama isi draft ruu app yang skarang lagi trend dan kebetulan juga saat ini saya+teman2 sedang membuat sebuah situs pemerinta daerah saya bermasud untuk mempublikasikannya di situs ini agar masyarakat tau tentang isi ruu app yang sebenarnya yangmenjadi misteri dan agar mereka sendiri yang menangapi tanpa terpropokasi oleh orang lain,menurut survey saya dan teman2 selama beberapa minggu terakhir ternyata hampir seluruh pejabat pemerintahpun tidak tau apa sebenernya isi ruu app tersebut dan banyak sekali pendemo yang q-t tanya tapi tak tau apa isi yang sebenernya mereka hanya dengar dari sangprofokasi saja,jadi jika berkenan tolong kirim kealamat
    jln.H.Darham No 17 Rt 03 Rw 06 kp pinggir wangi Desa Tenjolaya kec cicalengka Kab Bandung kode post 4035 atas nama andri rusly terimakasih atas bantuannya

  10. sugianto said

    Begitu banyak debat,kalau saya teliti komentar berbagai pihak, yang pro dan kontra, itu naskah akademis yang lama, biar fair jangan gunakan yang lama, ya sudah ketinggalan jaman. Jangan blow up sisi negatif melulu, dan tapi berikan solusi. Saya bisa minta draft yng sedang dibahas DPR?

  11. jillia said

    Saya sudah membaca draftnya, tapi naskah akademiknya belum. Bolehkah saya meminta naskah akademiknya saja. THX B4

  12. duh saya sangat ingin sekali melihat draft RUU APP yang mengatasnamakan satu agama itu. Saya berjilbab, dan saya tahu benar hukum-hukum agama saya. tapi saya tidak setuju dengan RUU APP tsb. karena saya tahu saya tinggal di negara pancasila dengan RAS yang majemuk. saya malu akan sikap masyarakat, khususnya masyarakat muslim yang seagama dengan saya. saya malu karena mereka bertindak dengan mengatasnamakan agama Islam. Saya harap agama lain tidak menghujat Islam. Islam tidak seperti itu, itu adalah sekelompok masyarakat yang tidak nasionalis. hanya memikirkan dirinya sendiri, bukan orang lain. dan perbuatan tsb tidak sesuai dengan norma-norma pancasila yang telah diajarkan di sekolah dasar dulu, yaitu harus toleransi agama, menghormati masyarakat dengan agama yang berbeda. semoga masyarakat non-muslim tidak memandang buruk agama Islam, tapi lebih ke masyarakat yang bertindak. mohon draft-nya dikirim. terimakasih.

  13. budi said

    Halo,

    Dengan hormat, kenapa gak di-scan aja pak, terus di taruh di blog (naskah akademiknya)? Kan lebih hemat biaya ketimbang ngirim fotokopian.

  14. lokot matogu said

    pak, tolong kirimkan naskah akademik dan non akademiknya donk… kita mo adakan seminar RU APP dikota kami, padangsidimpuan, thx

  15. toto said

    saya belum baca naskah akademik RUU APP, sehingga saya tidak berkomentar dulu. saya mohon draft naskah akademik RUU APP dikirim ke email.

  16. listra said

    tolong saya juga dikirimi ruu app

  17. tya said

    tolong saya dikirimi ruu app.saya ingin berkomentar, tapi saya takut salah omong.email saya deareztya@yahoo.com
    terima kasih

  18. octy said

    tolong kirimkan saya juga. trims

  19. sarie said

    saya sedang mencari format atau contoh naskah akademik. mohon bantuannya pak/ibu.thanks….

  20. ria said

    tlong dikirimin naskah akademik dan non akadmik RUU APP untuk tugas kuliah…akan segera dikumpulkan. Thank’s before

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: